- Version
- Download 16
- File Size 2.78 MB
- File Count 1
- Create Date 01/07/2026
- Last Updated 01/07/2026
Konsensus Nasional Penatalaksanaan Hepatitis B di Indonesia

Judul : Konsensus Nasional Penatalaksanaan Hepatitis B di Indonesia
ISBN : Masih dalam proses
Penulis : Ketua: Dr. dr. Juferdy Kurniawan, SpPD, K-GEH, FACG, FINASIM
Anggota: Prof. Dr. dr. Rino Alvani Gani, SpPD, K-GEH, FINASIM • Dr. dr. Irsan Hasan, SpPD, K-GEH, FACG, FINASIM • Dr. dr. Andri Sanityoso Sulaiman, SpPD, K-GEH, FINASIM • Dr. dr. Cosmas Rinaldi Adithya Lesmana, SpPD, K-GEH, FACP, FACG, FINASIM • Dr. dr. Hery Djagat Purnomo, SpPD, K-GEH, FINASIM • Dr. dr. Neneng Ratnasari, SpPD, K-GEH, FINASIM • Dr. dr. A.M. Luthfi Parewangi, SpPD, K-GEH, FINASIM • dr. Chyntia Olivia Maurine Jasirwan, SpPD, K-GEH, Ph.D, MARS, SH, FINASIM • dr. Saut Horas Hatoguan Nababan, SpPD, K-GEH, Ph.D • Dr. dr. Kemal Fariz Kalista, SpPD, FINASIM • dr. Pitt Akbar, SpPD • dr. Jason Phowira, MRes • dr. Alfiyyah Rizqy
Ukuran : 15 x 23 cm
SINOPSIS
Hepatitis B masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia dengan prevalensi yang tinggi serta beban morbiditas dan mortalitas yang signifikan. Infeksi hepatitis B kronik dapat berkembang menjadi fibrosis hati, sirosis, dekompensasi hati, hingga karsinoma sel hati
apabila tidak dideteksi dan ditangani secara optimal. Dalam beberapa tahun terakhir, bukti ilmiah mengenai pencegahan, diagnosis, pemantauan, dan tatalaksana hepatitis B berlangsung sangat pesat, didukung oleh kemajuan teknologi diagnostik serta munculnya berbagai bukti ilmiah dan rekomendasi
internasional terbaru. Kondisi tersebut mendorong perlunya pembaruan pedoman nasional yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus relevan dengan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.
Konsensus Nasional Penatalaksanaan Hepatitis B di Indonesia Tahun 2026 disusun sebagai hasil kolaborasi para ahli hepatologi dari berbagai institusi di Indonesia untuk menyediakan pedoman yang mutakhir, berbasis bukti, dan aplikatif dalam praktik klinis. Konsensus ini mengulas secara komprehensif pencegahan, skrining, diagnosis, pemantauan, terapi, surveilans karsinoma sel hati, serta penatalaksanaan pada berbagai populasi khusus dengan pendekatan multidisiplin. Diharapkan konsensus ini menjadi acuan bagi klinisi, tenaga kesehatan, akademisi dan pembuatan kebijakan dalam meningkatkan pelayanan serta mendukung pencapaian target eliminasi hepatitis B di Indonesia.